sedikit catatan dari khotbah Pastor Alberto C. Gulfan. Jr dalam acara syukuran ulangtahun ke 10 GMAHK Kemang Pratama.
Sabat, 25 April 2009 GMAHK Kemang Pratama
Bagaimana agar kita bisa bertahan positif dalam dunia yang negatif?
Ada 4 faktor yang harus kita lakukan, yaitu:
1. Merespon kasih Allah. Kematian Yesus di kayu salib adalah wujud dari kasih Allah kepada umat manusia, marilah kita meresponnya dengan menghidupkan teladan yang sudah Yesus berikan dalam hidup kita dan bagikanlah kasih yang kita miliki kepada sesama kita.
2. Memprogram kembali pikiran kita. Manusia jaman ini lebih cenderung untuk menyenangi hal-hal yang negatif, jika ada sesuatu kejelekan orang lain maka akan ada respon yang cepat untuk mengetahui kejelekan itu lebih banyak. Sebagai orang yang memiliki Yesus marilah kita mulai mengembangkan kehidupan yang selalu berdoa dan belajar Alkitab setiap hari sehingga pikiran-pikiran kita akan diprogram untuk melakukan hal-hal baik yang Yesus mau kita lakukan.
3. Mengakui hal-hal yang terbaik yang ada pada orang lain. Tak seorangpun dari anggota jemaat, ketua bahkan pendeta yang sempurna, tapi ingatlah bahwa seburuk apapun seseorang dalam pemandangan kita cobalah untuk melihatnya dari sisi yang positif dan mencoba untuk mengingat hal-hal yang positif maka kita akan menemukan banyak hal positif dari orang lain.
4. Menjangkau orang yang hilang dan yang terluka. Lihatlah disekeliling kita, bilamana ada orang-orang yang mulai lalai dalam beribadah kepada Allah, lawat dan doakanlah. Begitu juga kita harus merasa iba dan menolong bilamana ada orang-orang yg terluka atau yang membutuhkan bantuan kita.
Mazmur 126
Nyanyian ziarah.
1 Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: “TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!”
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.